Senin, 15 November 2010

Hodgson Pun Pasrah

Liputan6.com, Liverpool: Setelah tampil gemilang di tiga pertandingan terakhir, rapor Liverpool kembali memerah di dua laga berikutnya, ditahan imbang Wigan Athletic, Rabu (10/11), dan menuai kekalahan 0-2 di tangan Stoke City dalam lanjutan premiership di pekan ke-13 yang berlangsung di Britannia Stadium, Sabtu (13/11).
Artinya, dari tujuh partai tandang (away) di musim ini, The Reds hanya mampu meraup lima angka dari maksimal 21 poin atau rasionya 23,8 persen. Jumlah gol pun terbilang sangat buruk, hanya mampu mencetak empat gol. Tak heran jika seusai laga lawan The Potters, sejumlah fans Liverpool meminta manajemen klub mendaulat legenda Anfield, Kenny Daglish, untuk menggantikan manajer incumbent Roy Hodgson.
Yang disorot, Hodgson mengakui jika masa depannya tak menentu. Meskipun kecil kemungkinan jika pemilik klub yang baru, John W Henry dan Tom Werner, pengendali New England Sports Ventures (NESV) bakal memecat Hodgson, namun manajer berusia 63 tahun itu menyadari sepenuhnya jika kariernya akan berada di ujung tanduk andaikata dalam laga berikutnya menjamu West Ham United, Sabtu (20/11), Steven Gerrard dkk kembali meraih hasil yang mengecewakan.
Tidak ada yang bisa saya lakukan tentang hal itu. Saya hanya bisa terus mengerjakan tugas ini sebaik mungkin. Jika klub memutuskan menugaskan sosok yang lain untuk menangani klub, maka saya harus menerimanya. Fans pun boleh menyampaikan ekspresi sesukanya. Jadi, semuanya tergantung klub, ujar Hodgson pasrah.(MEG/Daily Mail)

Mega Pro Tancap Gas, Byson Mengejar

JAKARTA, KOMPAS.com — Dua produsen sepeda motor yang mendominasi pasar Indonesia, yaitu Honda dan Yamaha, terus berpacu habis-habisan merebut hati konsumen di semua segmen. Terakhir yang gencar dikebut adalah model sport. Untuk ini, Honda mengandalkan New Mega Pro, Yamaha dengan Byson.
Sejak diluncurkan Agustus lalu, ternyata penjualan New Mega Pro terus menjulang. Berdasarkan data yang diperoleh KOMPAS.com, sampai Oktober
PT Astra Honda Motor (AHM) telah berhasil menjual  38.772 unit.

Varian yang lebih disukai adalah New Mega Pro casting wheel  atau pelek aluminium dengan penjualan mencapai 26.220 unit. Sisanya 12.552 unit dari  varian pelek jari-jari. Bulan lalu, penjualan New Mega Pro tercatat 17.647 unit, meningkat 21 persen dari September, 14.579 unit.

"Perlahan tetapi pasti, penjualan kita terus meningkat. Kami masih berupaya mengejar target penjualan 15.000 unit per bulan. Kalau bisa 20.000 unit,  kita masih sanggup," ujar Sigit Kumala, Senior General Manager Sales Division AHM.

Sementara itu  Byson, sejak peluncuran September lalu mengaku sudah terjual 21.842 unit. Saat peluncuran Yamaha hanya menargetkan penjualan Byson 20.000 unit sampai akhir tahun. Ternyata kini  sudah melewati target. 

Sang Pencerah Tak Masuk FFI

JAKARTA-Kehadiran film Sang Pencerah sempat menuai pujian banyak orang. Namun komite seleksi Festival Film Indonesia (FFI) punya pandangan lain dengan tidak meloloskan film ini menjadi nominator FFI 2010.
Film yang mengangkat kisah pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan itu dianggap tidak mampu menghadirkan komplektisitas karakter dengan semangat jaman ketika sang tokoh hidup serta benang merahnya dengan kekinian.
"Upaya untuk mengangkat biografi orang besar patut dihargai karena banyak memberi inspirasi. Tetapi patut disayangkan, biografi yang di maksud baru sampai pada penggambaran peristiwa-peristiwa penting yang dialami sang tokoh," kata Ketua Komite Seleksi FFI 2010, Viva Westi saat ditemui di Gedung Film, Jalan MT Haryono, Jumat (12/11/2010).
Viva menambahkan, biografi orang besar yang difilmkan memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Terutama mengenai detail dan fakta-fakta historis yang tidak dapat di tawar.
"Kesalahan fakta-fakta historis yang ditampilkan otomatis mengurangi kredibilitas film tersebut. Hal ini yang paling nampak dari beberapa dari beberapa film tersebut," paparnya.
Karena alasan itu, dengan berat hati komite seleksi yang terdiri dari Viva Westi, Abduh Aziz, Dedi Setiadi, Totot Indrarto dan German Mintapradja tak memasukan film garapan Hanung Bramantyo itu dalam daftar film yang akan masuk nominasi.
"Komite seleksi hanya memilihkan film-film yang secara utuh dinilai baik. Dengan berat hati kami tidak memilih film-film yang mungkin mempunyai unsur-unsur yang cukup baik, namun sebagai film secara utuh masih banyak kelemahan," tutupnya. (nsa)

England 2018 Asks FIFA Not to Blame it for Probes

LONDON (AP)—England’s World Cup bid team has written to the FIFA officials who will decide the 2018 host and asked them not to punish its campaign over British media investigations into alleged corruption in the bidding process.
In the letter, seen by The Associated Press, the senior officials from England 2018 distance themselves from The Sunday Times’ investigation into alleged vote-selling that has led to two members of the 24-man executive committee being suspended.
David Dein, England 2018 international president, and chairman Geoff Thompson, a FIFA vice president, even say in the letter that the suspended pair, Reynald Temarii and Amos Adamu, remain “our friends.”
Spain-Portugal, which in the 2018 race, has been accused of colluding with 2022 candidate Qatar in a vote-trading pact.
FIFA’s ethics court will meet this week to decide whether the two voters and two candidates should be barred from the bidding contests.
The hosts for both tournaments will be chosen by FIFA’s executive committee on Dec. 2.
England 2018 fears its campaign has been harmed by a British newspaper uncovering alleged wrongdoing within FIFA, with executive committee member Mohamed Bin Hammam saying “forging identity … and setting traps are unethical behaviors.”
“We hope England’s bid will not be judged negatively due to the activities of individual media organizations, regardless of one’s view of their conduct,” Thompson and Dein wrote. “We hope you appreciate that we have no control over the British media.
“The England bid stands on its own above any such activities, representing our country as a whole, and the millions of fans who are desperate to see a World Cup in England.”
Fearing further damage to its campaign, England 2018 has already asked the publicly funded BBC to drop a TV documentary, which is set to detail alleged FIFA wrongdoing and be broadcast only days before the vote.
“We are alerting you to the fact that the program appears in part to be raking over allegations, some of which are up to 10 years old and have already been formally dealt with by FIFA and the Swiss courts,” Thompson and Dein wrote.
In the letter, there is an element of sympathy for Temarii and Adamu, who both deny they offered to sell their votes in the videos released by The Sunday Times.
“It has been a difficult time for FIFA and, as a member of the football family, we naturally feel solidarity with you and your colleagues,” Thompson and Dein wrote. “The actions FIFA has taken have been appropriate, demonstrating a robust process. We all agree that if there is evidence of corruption it must be investigated and, if proven, cannot be condoned.
“At the same time, your colleagues and our friends are facing investigation by the Ethics Committee and are rightly entitled to a fair hearing.”
England 2018’s team assured world football’s governing body in the letter that they have “done all we can to assist FIFA and its members during recent weeks.”
Two weeks before The Sunday Times probe was published, England 2018 alerted FIFA secretary general Jerome Valcke to the activities of a bogus company that turned out was established by reporters posing as lobbyists working for American companies.
“We kept him informed on regular occasions as we conducted our investigation into this company,” Dein and Thompson wrote.
The letter also tries to assuage any fears FIFA might have that taking the tournament to England for the first time since 1966 would trigger another eight years of the organization being criticized by the British media.
“Whilst there is currently a critical assessment of the British media, we should also emphasize it has a huge positive impact and can be a powerful force for change for the global football family,” Thompson and Dein wrote. “Concern over what the future might hold for FIFA in its relationship with the British media if we were to be successful should also be dismissed.”
As well as Spain-Portugal, England is also competing against bids from Russia and Netherlands-Belgium for the 2018 tournament. England expects its facilities and ability to host the event will be praised in FIFA’s technical reports this week.
“We know you will want to make your decision based on what is best for football,” Thompson and Dein wrote.

Minggu, 14 November 2010

Kode dan Trik Plant vs Zombies

pinata : munculin hujan permen saat zombie mati
trickedout : mengubah tampilan mesin potong rumput (yang di paling belakang)
future : memberi zombie penampilan masa depan
dance : membuat zombie menari
sukhbir : memunculkan suara erangan zombie
daisies : zombie meninggalkan bunga kecil di belakangnya saat berjalan
Mustache : Zombie punya kumis
tohot:membuat matahari mu jadi 9999
slowboke:membuat zombie berjalan lambat

ga semuanya bisa langsung dipakai. beberapa cheat ada syaratnya. untuk "future" harus sudah punya tree of wisdom dengan ketinggian 50 feet. Untuk "pinata", "dance" "slowboke" dan "daisies" harus sudah tree of wisdom dengan ketinggian 100 feet. Yang lainnya bisa dipakai sesudah menamatkan game.

Untuk mendapatkan piala (trophy):
- Silver Trophy : Tamatkan game satu kali
- Gold Trophy : Selesaikan semua mini games, puzzles dan survival.

Untuk mendapatkan Yeti (Zombie yang tidak ada di daftar zombie) menangkan level 4-9 untuk kedua kali.

Tottenham Kembali ke Trek

Liputan6.com, London: Tottenham Hotspur kembali merasakan manisnya kemenangan di pentas Liga Premier. Setelah hanya mendulang dua poin dari empat pertandingan terakhir, Tottenham berhasil mengakhiri paceklik tiga poin dengan mengandaskan perlawanan Blackburn Rovers 4-2 (2-0) di White Hart Lane, Sabtu (13/11).
Gareth Bale, pemain yang paling diincar klub-klub Eropa menyambut bursa transfer musim dingin, bermain gemilang. Bek/winger kiri ini menyumbang dua gol bagi kemenangan Lilywhites. Kemenangan Tottenham dibuka Bale pada menit ke-16. Talenta muda Wales itu kemudian tercipta pada menit ke-75 yang menjadi gol penutup dari Tottenham.
Di antaranya Roman Pavlyuchenko membuang peluang terbuka menjadi gol dan ditambah kegagalannya dalam mengeksekusi penalti pada menit ke-32. Namun Pavlyuchenko membayarnya dengan gol kedua Tottenham pada menit ke-42. Peter Crouch tak mau melewatkan kemenangan meyakinkan ini dengan menyumbangkan gol di menit ke-69.
Sedangkan sepasang gol dari Blackburn dipetik Ryan Nelsen pada menit ke-80. Memasuki menit terakhir permainan, Gael Givet memberi gol hiburan kedua buat The Rovers. Hasil ini mengangkat Tottenham ke posisi enam dengan hanya berselisih satu poin dari posisi terakhir zona Liga Champions.
Sementara itu dari Molineux Stadium, Bolton Wanderers menempati posisi lima setelah mengalahkan tuan rumah Wolverhampton Wanderers 3-2. Gol bunuh diri Richard Stearman mengantar Bolton unggul di menit pertama. Johan Elmander dan Stuart Holden mencetak gol pada menit ke-62 dan ke-67.
Wolves coba membalas di sisa waktu yang ada tetapi hanya sanggup melesakkan dua gol leat, Kevin Foley (69) dan Steven Fletcher (77). Bolton, berkat kemenangan itu Bolton nogkrong di urutan lima dengan 19 poin. Blackburn sendiri masih berkutat di papan tengah.(DIM)

Liverpool Keok

Liputan6.com, Stoke-on-Trent: Bermain penuh keberanian dan determinasi, Stoke City memetik kemenangan pertama dari Liverpool di liga utama dalam 26 tahun lewat skor 2-0, Sabtu (13/11) malam waktu setempat. Hasil yang mengubur ambisi Liverpool mendekatkan diri dengan zona Liga Champions.
Sepasang gol The Potters di Britannia Stadium masing-masing dosumbangkan Ricardo Fuller dan Kenwyne Jones. Luka Liverpool diperdalam oleh diusirnya Lucas Leiva menjelang pertandingan usai. Hasil ini melambungkan Stoke menjauh dari zona degradasi.
Stoke diuntungkan oleh kurang tepatnya keputusan wasit. Di babak pertama Liverpool semestinya mendapatkan sebuah hadiah penalti ketika Maxi Rodriguez dilanggar Fuller. Liverpool yang mulai mengendalikan permainan di 15 menit terakhir babak pertama mengancam gawang Asmir Begovic lewat tembakan Steven Gerrard dan Raul Meireles.
Setelah bermain tanpa gol di babak pertama, Stoke merobek gawang The Reds pada menit ke-56. Salah satu senjata ampuh Stoke kembali memakan korban. Berawal dari lemparan jauh Rory Delap, kemelut tercipta di depan gawang Liverpool. Dalam kemelut tersebut Fuller mengoyak gawang lawan.
Menjelang pertandingan usai Stoke memastikan kemenangan. Para pemain Liverpool yang giat keluar daerahnya untuk mencetak gol balasan diteror serangan balik dan Jones menghukumnya lewat penyelesaian yang dingin. Lucas lantas diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua akibat mentekel keras Matthew Etherington.
Susunan pemain:
Stoke: Begovic; Huth, Collins (kk), Shawcross, Wilkinson, Pennant, Whitehead, Delap, Etherington (Wilson 9), Jones, Fuller (kk) (Walters 87).
Liverpool: Reina; Konchesky, Kyrgiakos, Carragher, Skrtel (kk), Meireles (Ngog 66), Gerrard, Maxi (Babel 73), Lucas (kk, km), Torres (kk), Kuyt.
(DIM)